Sertifikasi Cisco CCNA

Posted on | March 2, 2012 | No Comments

Cisco Certified Network Associate (CCNA) adalah salah satu pintu gerbang dalam seri sertifikasi networking yang dikeluarkan oleh Cisco Systems. Level sertifikasi di Cisco berjenjang mulai dari Entry Level, Associate, Professional, dan Expert. Setelah CCNA, terdapat CCNP (Cisco Certified Network Professional) dan CCIP (Cisco Certified Internetwork Professional), serta yang paling puncak adalah CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert). Seorang bersertifikat CCNA memiliki ilmu pengetahuan dan kemampuan dasar untuk instalasi, konfigurasi, mengoperasikan dan memecahkan permasalahan (troubleshooting) pada LAN, WAN ,termasuk didalamnya penggunaan protokol seperti: IP, EIGRP, OSPF, Serial, Frame Relay, IP RIP, VLAN, RIP, Ethernet, Access Lists.

Setelah kurikulumnya di update , untuk mendapatkan sertifikasi CCNA bisa dilakukan dengan dua cara:

  1. Lulus ujian 100-101 ICND1 (Interconnecting Cisco Networking Devices Part 1) dan 200-101 ICND2 (Interconnecting Cisco Networking Devices Part 2) , atau
  2. Lulus ujian composite 200-120 CCNA

tinggal dipilih mana cara ujian yang paling mudah dan bersahabat. Pilihan 1 mengharuskan untuk ujian 2 kali namun lingkup materinya lebih terbatas dibandingkan pilihan ke 2, tapi pilihan 1 tidak bersahabat untuk kantong karena harus membayar ujian 2 kali :) .

Umur sertifikasi CCNA adalah tiga tahun, dan  untuk memperpanjangnya kita bisa dengan mengikuti ujian CCNA 200-120  atau ICND2 200-101. Cara lainnya untuk memperpanjang sertifikasi CCNA yang dimiliki adalah lulus salah satu ujian CCNA spesialiasi (wireless, voice, security) atau lulus ujian modul 642 – XXX professional level.  Ujian sertifikasi CCNA  200-120 dengan waktu ujian 120 menit untuk menyelesaikan +/-51 soal ujian. Ujian tersedia dalam bahasa Inggris dan Jepang. Kita bisa mengambil ujian CCNA 200-120 di test center di seluruh Indonesia yang memperoleh pengakuan dari Pearson VUE. Salah satu Authorize Test Center Pearson VUE di Jakarta adalah Cisco Academy UI, tempat ujiannya di Kampus UI Salemba. Bentuk soal ujian dapat berupa:

  • Multiple-choice single answer
  • Multiple-choice multiple answer
  • Drag-and-drop
  • Fill-in-the-blank
  • Testlet
  • Simlet
  • Simulations (Lab)

kalau mau coba-coba format ujian cisco bisa kunjungi link ini : Cisco Certification Exam Tutorial

Berikut ini adalah pengalaman dari salah seorang Instruktur di Cisco UI ketika memperoleh sertifikasi CCNA,  pengalaman tersebut terangkum dalam poin berikut ini :

  • Biaya ujian CCNA (200-120) $295, Kalau kamu terdaftar sebagai salah satu siswa Cisco Network Academy dapat voucher juga koq sekitar 58%.
  • Soal ujian sekitar 51 soal, dengan soal lab +/- 3 soal dan sisanya soal teori. Meskipun soal lab hanya 3 namun bobot nilainya gede loh, sekitar 60-70% .
  • Pengalaman 2 kali ujian CCNA, soal simulation lab yang populer keluar adalah mengenai EIGRP, ACL, dan NAT. Kalau soal simletnya mengenai VTP . Kenapa EIGRP n VTP sering keluar ya ? mungkin karena itu protokol hanya cisco yang support :)
  • Nilai minimal lulus sertifikasi CCNA adalah 825 dari maksimum nilai 1000.
  • Belajar mengenai materi CCNA, tapi belajar dari kurikulum E-Learning CCNA Cisco Networking Academy, untuk bisa mengakses kurikulum tersebut kita harus terdaftar sebagai siswa Cisco Networking Academy . Untuk yang membutuhkan, saya sudah membuat tutorial konfigurasi dasar cisco  berbahasa Indonesia yang mungkin dapat membantu untuk belajar.
  • Selain Hands on Lab , tools yang bisa digunakan untuk praktek latihan konfigurasi adalah Packet Tracer dan GNS3 .
  • Pada soal lab simulasi usahakan jangan terlalu menghabiskan banyak waktu, kalau bisa sih dibawah 15 menit. Untuk soal teorinya usahakan masing-masing soal dibawah 3 menit. Kita tidak diberikan kesempatan untuk go back ke soal sebelumnya jika kita lupa atau tidak menjawab, jadi pastikan setiap soal terjawab ya sebelum melangkah ke soal selanjutnya.
  • Pada saat ujian kita diberikan kertas yg bisa dihapus sebagai alat bantu. Saat ujian waktu itu saya manfaatkan kertas itu untuk menuliskan dan menghitung mengenai IP subnetting.
  • Usahakan datang ke lokasi ujian minimal 30 menit sebelum jadwal.

Untuk dapat ujian CCNA kita tidak perlu mengikuti pelatihan apapun jika sudah merasa siap dan mampu. Jika masih butuh tambahan pengetahuan ada tiga jenis pelatihan yang bisa kita pilih dan ikuti untuk mempersiapkan diri dalam ujian mendapatkan sertifikasi CCNA.

  1. Mengikuti pelatihan persiapan ujian CCNA 200-120 dari lembaga-lembaga pelatihan yang mengadakan
  2. Mengikuti pelatihan persiapan ujian ICND1 100-101 dan ICND2 200-101
  3. Mengikuti pelatihan CCNA (semester 1-4) sesuai dengan kurikulum Cisco Networking Academy Program (CNAP). Jalur ini sering disebut dengan jalur akademi, pemahaman lebih komprehensif dan ilmu yang didapat relatif lebih matang. Permasalahannya mungkin adalah waktu belajar relatif lebih lama. Hubungi Local Academy (LA) Cisco di wilayah anda untuk mengikuti program pelatihan CNAP. Salah satu Cisco Academy di Jakarta adalah Cisco Networking Academy UI yang kelasnya ada di Depok dan Salemba.

Demikian informasi mengenai sertifikasi CCNA ini disampaikan, semoga terus lahir Cisco CCNA Indonesia yang siap bertarung di dunia network engineer :)

Comments

Leave a Reply